doa keluarga

Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang kudus. Efesus 6: 18

[AkhirZaman.org] Jika ada satu waktu di mana setiap keluarga menjadi satu keluarga yang berdoa, sekaranglah. Sikap tidak percaya, dan hati yang selalu ragu-ragu dan syak sedang merajalela sekarang ini. Kelaliman dan syak sedang merajalela, dan akibatnya kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin….

Dan meskipun demikian, pada zaman yang berbahaya dan menakutkan ini banyak keluarga yang mengaku dirinya beragama Kristen tidak memiliki mezbah keluarga. Mereka tidak memuliakan Allah di dalam keluarga, pun tidak mengajar anak-anak mereka mencintai dan takut akan Dia ….

Pendapat yang mengatakan doa itu tidak perlu adalah salah satu siasat setan yang berhasil menghancurkan jiwa-jiwa. Doa menghubungkan pikiran kepada Allah, Mata air akal budi, Sumber kekuatan, damai sejahtera dan kebahagiaan. Doa meliputi pengakuan kesempurnaan ilahi, ucapan terimakasih atas rahmat yang telah diterima, pengakuan penyesalan dosa, dan permohonan yang sungguh-sungguh untuk menerima berkat Allah, baik untuk diri kita sendiri dan juga bagi orang lain. Yesus berdoa kepada Bapa dengan seruan yang nyaring dan tetesan air mata. Paulus menasihati orang-orang percaya supaya “tetaplah berdoa” (1 Tesalonika 5:17). “Nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur” (Filipi 4:6).

Allah berhak memerintahkan kita supaya taat dan beribadat; kuasaNya adalah kudus dan tak dapat diragukan. Kita wajiblah berdoa oleh sebab la menuntut kita berdoa; dan menurut segala apa yang dituntutNya kita lakukan membuat kita menerima upah yang indah dan sangat berharga ….

Para orang tua haruslah memagari anak-anak mereka dengan doa; mereka haruslah berdoa dengan iman yang teguh bahwa Allah akan tinggal bersama-sama mereka dan malaikat-malaikat kudus akan menjaga mereka serta menghindarkan anak-anak mereka dari kuasa kekejaman setan ….

Para bapa dan ibu, paling sedikit pada waktu pagi dan petang kamu harus mengangkat hatimu kepada Allah di dalam permohonan yang diucapkan dengan rendah hati, baik untuk kepentingan dirimu dan anak-anakmu. Anak-anakmu yang masih kecil mudah terkena berbagai pencobaan dan ujian. Banyak yang menyakitkan hati dan yang merangsang pikiran di sekeliling jalan orang yang sudah tua dan yang masih muda; dan mereka yang hidup sabar, yang hatinya berisi kasih, yang bersukacita tinggal di tengah-tengah gangguan setiap hari haruslah berdoa. Kemenangan ini dapat diperoleh hanya dengan hati yang tabah dan teguh, senantiasa berjaga-jaga, dan terus-menerus memperoleh pertolongan dari Allah.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here