akhir zaman

Menangani Stres  Dalam Kehidupan Sehari-Hari

[AkhirZaman.org] Jumlah orang yang mengalami dampak fisik dan emosi yang disebabkan oleh stres dalam hidup mereka makin meningkat. Stres yang tidak bisa ditangani dalam waktu yang lama tidak hanya mengakibatkan kondisi Anda makin menurun tapi juga bisa menyebabkan beberapa masalah fisik, seperti penyakit jantung, borok, keadaan usus yang tidak beres, serangan asma, sakit punggung, sakit dada, bahkan selesma dan flu. Secara emosi, stress dapat menyebabkan Anda merasa tertekan, khawatir dan lemah.

Tetapi ada berita baik: Sedikit usaha di dalam menurunkan stress dapat menyebabkan perbedaan yang besar. Nancy Frasure Smith, Ph.D. menyelenggarakan suatu studi mengenai akibat dari penurunan stress rehadap para penderita penyakit jantung di Montreal, Quebec, dan menemukan bahwa pasien yang diberi nasihat untuk mengurangi stres, hanya setengahnya yang meninggal karena masalah jantung dibandingkan dengan pasien yang tidak diberi nasihat untuk mengurangi stres. Ini beberapa cara mengendalikan ketegangan untuk membantu Anda di dalam menangani stress.

Bertindaklah cepat dan positif di dalam menanggapi gejala-gejala stress.

                Beberapa tanda stres seperti sakit kepala, insomnia, nafsu makan yang tidak beres dan lain-lain, merupakan tanda-tanda dari tubuh Anda yang mencoba mengatakan kepada Anda tentang sesuatu yang penting Anda tanggapi. Jangan mengabaikan gejala-gejala stress tersebut, tanda-tanda itu harus memberikan motivasi kepada Anda untuk bertindak.

                Perhatikanlah pengalaman Susan, seorang wanita muda yang berumur dua puluh tahun, yang baru saja lulus dari fakultas hukum: “ Ketika saya baru mulai dengan praktik  hukum saya, saya benar-benar merasa stress. Walaupun saya selalu merasa capek, tetapi saya tidak pernah bisa tidur nyenyak. Hampir setiap hari saya merasa pusing dan mudah marah serta tidak pernah merasa bisa menikmati semua yang saya makan. Mengherankan, jalan yang keluar saya ambil sangat sederhana: Saya mulai jalan kaki selama 45 menit setiap hari pada waktu makan siang. Jalan kaki membantu saya merasa santai, menjernihkan pikiran saya di dalam menghadapi sore hari, dan menggugah selera makan saya.”

                Tentu saja, tidak setiap kondisi stres dapat diatasi dengan begitu cepat. Bagaimanapun, bilamana stres mulai menyerang Anda, carilah jalan keluar yang bisa mengubah stres tersebut dan ambillah langkah-langkah yang cocok.

Pasrahkan segalanya pada Tuhan Yang Mahakuasa

“Pasrahkan pada Tuhan mengeluarkan racun dari setiap kesedihan, mengeluarkan sengatan dari setiap kehilangan, dan memadamkan api dari setiap perasaan sakit,” tulis Josiah Gilbert Holland. Bilamana stres dan kekhawatiran tumbuh, pasrahkanlah segalanya pada Tuhan dan ingatlah segalanya janjinya yang telah dikabarkan pada kita. Ingatlah bahwa Tuhan selalu memberikan kedamaian dan ketenangan pada hidup Anda.

                Setelah meditasi dan menghayati beberapa bacaan di dalam Kitab Suci Anda, berdoalah dengan penuh kepercayaan secara tenang, mohonlah kepada Tuhan untuk memberikan kedamaian dan stabilitas ke dalam hidup Anda. Jangan ragu-ragu untuk meminta kekuatan di dalam menghadapi segala masalah di dalam hidup Anda. Undanglah teman untuk melakukan doa beresama, dan biarlah kata-kata Yesus ini membimbing Anda: “Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka akan dikabulkan oleh Bapa- Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” (Matius 18: 19, 20).

Hitunglah kebahagian anda

Perasaan khawatir, tegang dan stress dapat dikurangi bilamana orang memikirkan hal-hal yang baik di dalam hidup mereka dan selalu menyetakan perasaan terimakasih. Memikirkan kebahagian merupakan teknik yang digunakan oleh Dr David Sobel, seorang dokter yang sibuk di Kalifornia. Ia mengatakan beberapa tahun terakhir di dalam hidupnya ia telah mengelami perasaan tegang yang luar biasa.

“Kematian yang tragis telah menimpa keluarga saya. Saya merasa sangat terpukul, jengkel menghadapi pekerjaan dan semua pekerjaan membuat saya pusing,” kata Sobel. “Bilamana saya mengatakan kepada diri saya sendiri bahwa kehidupanmerupakan rangkaian dari masalah yang tidak ada akhirnya, saya merasa depresi dan resiko penyakit saya yang berhubungan dengan stress meningkat. Tetapi bilamana saya ingat bahwa saya dan istri saya sehat, bahwa pernikahan kami mulus dan kami memiliki anak-anak laki-laki yang baik, dan bahwa ya kami memiliki masalah yang juga pasti dimiliki orang lain, maka saya merasa lebih baik.”

Manfaat terapi humor

Humor dan stress tentu saja merupakan dua hal yang saling berlawanan. Jelas merupakan sesuatu yang tidak mungkin, perasaan khawatir dan tertawa dalam waktu yang bersamaan. Kurangilah perasaan stress dengan cara memandang kehidupan dengan tidak begitu terlalu serius.

Contoh yang baik adalah Charles Osgood, seorang komentataor radio dan televise. Belum lama berselang ia mengganti Charles Kuralt yang sudah mengundurkan diri sebagai tuan rumah dari CBS New Sunday Morning Program. Orang terus menerus menyalahkan Osgood yang telah menggantikan Kuralt. Pada suatu ketika Osgood menjaid tamu khusus pada suatu pertemuan kamar dagang di Texas, orang yang membacakan doa memohon Tuhan untuk memberkati setiap yang menghadiri pertemuan tersebut terutama tamu mereka, Charles Kuralt. Daripada mereka malu dan jengkel, Osgood merasa senang dengan kesalahan yang dibuat oleh pembaca doatersebut, “Saya berdiri dan berkata kepada orang tersebut bahwa bilamana saya kembali ke New York, saya akan menyampaikan doa itu kepada Kuralt dan pasti Kural akan merasa sangat terharu diberi tahu bahwa mereka mendoakan baginya di Texas, tanpa mengetahui apa alasannya, “kata Osgood.

Rencanakanlah hari yang baik setiap hari

Jika stress menyerang anda sulit sekali, bahkan tidak mungkin melihat ke depan dengan kebahagian. Cara yang paling efektif untuk memecahkan pemikiran negative seperti itu adalah dengan cara menghadari hari-hari dengan pemikiran yang poritif, optimis dan penuh dengan pengharapan. Wolf J. Rinke, Ph D, seorang konsultan menejemen dan Profesor di John Hopkins University, Blatimore, Maryland, menyatakan “Bilamana anda tidak bisa secara optimis gembira, lihatlah di sekitar anda dan carailah sesuatu yang bisa membuat anda bahagia. Mulailah setiap hari dengan cara yang positif.” Dengan tujuan untuk memiliki hari-hari yang lebih positif, Dr Rinke menyarankan hal-hal tersebut di bawah ini:

  1. usahakan diri anda mempunyai cukup waktu untuk mempersiapkan kegiatan sehari-hari
  2. pikirkan hal-hal yang positif yang akan anda selesaikan pada hari ini. Jangan mendengarkan berita-berita mengenai masalah dunia atau mengkhawatirkan tentang masalah anda sendiri pada waktu anda sedang berpakaian.
  3. makanlah sarapan yang sehat. Jangan terlalu banyak meminum kopi dan merokok
  4. diskusikan rencana anda yang akan anda kerjakan hari ini pada pasangan anda. Jangan habiskan waktu anda hanya untuk membaca surat kabar.
  5. tiap hari carilah hal-hal yang istimewah mengenai pasangan anda dan berikanlah pujian kepadanya.
  6. selalu mengharap yang paling baik terntang aktifitas yang anda kerjakan sehari-hari.

Rekreasi

Kehidupan sehari-hari janganlah terbatas pada pekerjaan sehari-hari yang membosankan, tugas dan kewajiban. Sediakanlah waktu untuk bersenang-senang. “seseorang yang kecanduan kerja akan merasa bersalah bilamana ia menggunakan sebagian waktunya untuk bersenang-senang.” Kata Neil Fiore, Ph. D, seorang ahli ilmu jiwa di Berkeley, Kalifornia. “Bilamana ia tidak bekerja, ia merasa bahwa ia tidak menghasilkan apa-apa. Dalam kenyataannya study telah menunjukkan bahwa orang-orang yang memegang kedudukan tinggi mengambil hari libur lebih dari jumlah rata-rata paling tidak enam minggu dalam satu tahun.

Tidur yang cukup

Cara yang paling baik untuk mengurangi ketegangan ialah dengan menambah waktu tidur setiap malam. Belum lama berselang 1250 orang dewasa memberikan tanggapan terhadap suatu penelitian yang menggungkapkan bahwa 6 diantara 10 orang mengatakan bahwa mereka mengalami stress yang paling luar biasa paling tidak sekali dalam seminggu. 19% mengalami stress yang luar biasa hampir setiap hari, 15% mengalami stress beberapa hari dalam satu minggu, hanya 10% yang mengatakan bahwa mereka tidak perah mengalami stress. Menarik sekali penelitian tersebut memperlihatkan bahwa orang dewasa yang tidur 6 jam atau kurang dari 6 jam setiap hari mengalami stress yang besar dibandingkan dengan mereka yang tidur lebih lama. Diantara mereka yang waktu tidurnya kurang, 43% mengatakan bahwa mereka mengalami stress yang luar biasa setiap hari, kebalikannya hanya 14% diantara orang dewasa yang tidur antara 7 sampai 8 jam setiap malamnya yang mengalami stress setiap hari.

Kalau anda mengalaminya, mintalah bantuan

Stress yang krinis dan tidak bisa dipulihkan mungkin merupakan ancaman yang sangat berbahaya terhadap system kekebalan anda, “kata David S Mc Kinsey, M. D, wakil direktur dari epidemiologi dan penyakit-penyakit yang disebabkan  oleh infeksi di pusat penetian medis, Kansas City, Missauri. “Bersama-sama dengan depresi, kesedihan dan perasaan khawatir, stress dapat menimbulkan perubahan-perubahan kimia, memberikan stimulasi terhadap terhadap pelepasan neuropeptide, yang sangat mempengaruhi operasional system kekebalan anda.”

Sebelum stress menjadi akut, mintalah bantuan. Berikan kepercayaan kepada seorang teman untuk membantu anda, berbicaralah dengan pemuka agama, berkonsultasilah kepada seorang pembimbing. Membicarakan stress yang menimpa anda tidak hanya akan mengurangi beban tetapi juga akan memberikan kesempatan pada anda untuk memperoleh pengertian dan kemampuan untuk memahami seuatu.

Inilah berita yang sangat baik yang berhubungan dengan stress. Penelitian menggungkapkan makin tua usia kita, makin baik kita menangani stress. Margaret Gatz, Ph. D, seorang ahli ilmu jiwa University of Southern California di Los Angeles mangatakan bahwa usia 50 tahunan seringkali merupakan suatu periode dari pertumbuhan yang cepat, pembaharuan dan penyelesaian untuk sebagian besar orang. “Hal ini menimbulkan perasaan yang luar biasa,” katanya. “Pada usia 59 tahunan anda bisa menangani situasi yang sulit dengan lebih baik dibandingkan dengan ketika anda lebih muda.”

Tanda-Tanda Umum Dan Gejala-Gejala Stress

Tidak seperti kondisi lainnya stress dapat dengan cepat diketahui. Menurut Paul J Rosch, M. D, ketua America Institute of Stress di Yonkers, New York, hal-hal tersebut di bawah ini merupakan beberapa di antara gejala stress yang sangat umum:

  1. Sering menderita sakit kepala, gertakan pada rahang dan gigi
  2. sakit pada leher dan punggung atau kejang otot secara mendadak.
  3. sering salesma atau infeksi
  4. bintik-bintik merah pada kulit, gatal-gatal, kaligata atau alergi
  5. sakit di dada, jantung berdebar-debar atau denyut nadi yang cepat
  6. perasaan cemas atau khawatir, rasa bersalah atau gugup yang berlebihan
  7. depresi atau sering mengalami goncangan pikiran.
  8. insomia atau mimpi buruk
  9. sulit konsentrasi, pelupa atau merasa binggung
  10. merasa beban yang terlalu berat atau berlebihan
  11. perasaan kesepian dan tidak dibutuhkan
  12. penambahan atau penurunan berat badan tanpa perubahan makanan
  13. guggup seperti kebiasaan menghentak-hentakkan kaki atau perbuatan lain yang menunjukkan kegugupan
  14. pengurangan efisiensi kerja atau produktifitas
  15. perasaan lelah, lemah dan cepat capek yang terus menerus
  16. pengunduran diri dari pergaulan dan isolasi
  17. tidak menghiraukan penampilan dan ketepatan waktu.

Bahkan gabungan dari tanda-tanda tersebut dapat menunjukkan stress yang berlebihan. Untuk menentukan apakah gejala-gejala ini disebabkan oleh stress atau masalah  lain, berkonsultasilah dengan dokter anda. Bilamana tidak terdapat penyebab fisik bagi gejala-gejala tersebut, pikirkanlah untuk menemui seorang ahli terapi atau ahli ilmu jiwa yang melakukan spesialisasi di dalam penyembuhan stress.

Vibrant Life, Lien Amalia

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here